Bank Bukopin pastikan MESOP dan LTI tak masuk pembahasan RUPSLB

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) memastikan rencana penerbitan saham baru dalam rangka management and employee stock options program (MESOP) dan long term incentive (LTI) tidak akan masuk dalam agenda pembahasan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)

“Program MESOP dan LTI tak masuk dalam agenda RUPSLB yang akan diselenggarakan pada 29 Oktober 2018,” kata Ariesyanti Budi Pertiwi, Sekretaris Perusahaan Bank Bukopin dalam keterbukaan informasi ke BEI, Senin (8/10).

Catatan saja, jumlah saham yang akan diterbitkan dalam MESOP maksimal 347,4 juta saham. Jumlah saham MESOP yang akan dikeluarkan ini setara dengan 2,9% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh.

Seiring dengan penerbitan saham baru dalam rangka MESOP ini, maka akan ada efek dilusi terhadap pemegang saham yaitu 2,9%. Bank Bukopin akan menyelenggarakan RUPSLB atau rapat umum pemegang saham luar biasa untuk membahas mengenai rencana ini.

Hak opsi untuk menebitkan saham baru dalam rangka MESOP ini berlaku untuk periode 2018-2023. Tujuan pelaksanaan MESOP ini adalah untuk menjaga manajemen dan karyawan yang berprestasi baik untuk dapat meningkatkan pertumbuhan kinerja bank kedepan.

Direksi dan komisaris Bank Bukopin bisa menjadi peserta dalam rencana penerbitan saham MESOP ini. Selain itu karyawan Bank Bukopin yang lain juga bisa menjadi peserta dalam rencana penerbitan saham baru ini.

Ada tiga periode pelaksanaan MESOP Bank Bukopin. Pertama adalah hak opsi tahap I pada Desember 2018. Kedua hak opsi tahap II Desember 2019 dan ketiga hak opsi tahap II Desember 2020.

Reporter: Galvan Yudistira
Editor: Herlina Kartika

Reporter: Galvan Yudistira
Editor: Herlina Kartika

BANK

Cara DAFTAR POKER Domino Qiu Qiu Capsa Susun Online Indonesia di Situs Agen Judi Terpercaya Assosiasi Resmi Dewapoker IDN Bank BCA, BNI, BRI dan Mandiri.